Free Calendar

Selasa, 03 Juni 2014

KAMPUS IAID


PONDOK PESANTREN DARUSALAM

Perintis Pondok Pesantren Darussalam Ciamis adalah Kyai Ahmad Fadlil (al-marhum. Pondok ini berawal dari sebidang tanah wakaf dari pasangan suami istri Mas Astapradja dan Siti Hasanah.

Berawal pada tahun 1929, dengan bermodalkan sebuah rumah tempat tinggal, sebuah mesjid, dan sebuah pondok yang penuh dengan kesederhanaan, pesantren Darussalam bahu membahu mulai mengukir sejarah di Desa Dewasari Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis jawa Barat.

Sebagaimana pesantren lainnya, pada saat itu Pesantren Darussalam diharuskan mentaati peraturan pemerintah kolonial Belanda dengan mengikuti undang-undang Ordonansi Belanda yang membatasi materi pengajaran pesantren.

Namun demikian peraturan pemerintah kolonial tidak mengurangi semangat para pemuda saat itu untuk menggali keilmuan bidang agama, terbukti pesantren Darussalam kebanjiran santri hingga mencapai 400 orang.

Angin kemerdekaan 1945 memberi angin segar pesantren, perjuangannya untuk meningkatkan kwalitas umat mendapat keleluasaan, hingga pesantren sedikit demi

sedikit dapat memenuhi berbagai kebutuhan belajar mengajar bagi para santri. Dan yang sangat penting adalah paradikma lama tentang pesantren yang cenderung hanya mengkaji ilmu-ilmu keislaman mulai dikikis, sehingga pada dasa warsa enam puluhan, Pondok pesantren Darussalam mulai memodernisasikan sistem pendidikannya dengan merambah pada pendidikan formal.

Lembaga pendidikan formal yang pertama didirikan adalah Raudlatul-Athfal (Taman Kanak-Kanak) pada tahun 1967, berturut-turut pada tahun 1968 berdiri Madrasah lbtidaiyah (SD) dan Madrasah Tsanawiyah (SLTP) dan pada tahun 1969 berdiri Madrasah Aliyah (SLTA), yang selanjutnya dijadikan Madrasah Aliyah Negeri, atas permintaan Departemen Agama.

Perjuangan Pesantren untuk menjadi lembaga pencetak manusia unggul dinegeri ini tidak berhenti disitu, maka pada tahun 1970 didirikan Perguruan Tinggi Islam pertama di kabupaten Ciamis yang diberi nama Fakultas Syariah Darussalam Ciamis Jawa Barat, yang merupakan embrio dari Institut Agama Islam Darussalam (IAID).

Saat ini Institut Agama Islam Darussalam telah memiliki tiga fakultas, yaitu Fakultas Syari'ah, Fakultas Tarbiyah, dan Fakultas Dakwah dengan jumlah mahasiswa kurang lebih 650 orang.

Pondok Pesantren yang saat ini dipimpin oleh K.H. Irfan Hielmy ini, saat ini telah memiliki berbagai jenjang pendidikan mulai pra sekolah hingga perguruan tinggi.

Jenjang Pendidikan di Pondok Pesantren Darussalam Ciamis
  1. Pendidikan Pra Sekolah, Raudlatul Athfal/Taman Kanak-Kanak
  2. Pendidikan Dasar, Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasar
  3. Pendidikan Menengah Pertama, Madrasah Tsanawiyah/SLTP
  4. Pendidikan Menengah Tingkat Atas, Madrasah Aliyah Keagamaan Darussalam (SLTA)
  5. Madrasah Aliyah Keagamaan Negeri (SLTA)
  6. Madrasah Aliyah Negeri (SLTA)
  7. Perguruan Tinggi, Institut Agama Islam Negeri Darussalam terdiri dari :
  • Fakultas Syari'ah
  • Fakultas Tarbiyah
  • Fakultas Dakwah
Alamat Pondok Pesantren Darussalam Ciamis
Jl. K.H. Ahmad Fadlil I Dewasari, Cijeungjing
Ciamis Jabar Indonesia 46271
Tlp. (0265) 773818-774277- 773620-773624-774376
Faks. (0265) 774376
E-mail: bppd@link.net.id

POLITIK INDONESIA

Calon Wakil Presiden Jusuf Kalla memulai paginya dengan sarapan pagi. Namun sarapan pria yang karib disapa JK kali ini berbeda dengan hari biasanya, karena kehadiran para personel grup band Slank.

Drummer dan bassis Slank, Bimbim dan Ivanka datang lebih dulu ditemani Bunda Ivet di kediaman JK, Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan. Keduanya datang dengan mengendarai Honda Freed silver sekitar pukul 07.35 WIB

Bimbim mengenakan kemeja lengan pendek biru dengan kalung cokelat yang melingkar di lehernya. Ivan pun tampak santai dengan kemeja dan celana jeans. Sementara itu Bunda Ivet terlihat mengenakan balutan kerudung bermotif bunga.

JK pun menyambut ketiganya dengan tangan terbuka. Mereka pun bersalaman. Di belakang JK, turut hadir pula sang istri, Mufida Jusuf Kalla. Mereka terlibat perbincangan hangat tak lama setelah pertemuan itu. JK dan Mufida juga mengenalkan anak-anaknya yang juga hadir.

"Sama ternyata kita. Ada darah Minang dan Bugis. Nah, ini yang laki-laki anak saya. Yang perempuan itu 2 orang juga anak saya," kata Mufida saat berbincang dengan Slank di lokasi, Jakarta, Senin (2/6/2014).

Jamuan makan pagi ini memang belum dimulai. Sebab, 3 personel Slank lainnya, Kaka, Abdi, dan Ridho belum datang. (Mut)

Kamis, 22 Mei 2014

SYARAT-SYARAT EVALUASI PEMBELAJARAN



BAB II
PEMBAHASAN
A.SYARAT-SYARAT EVALUASI PEMBELAJARAN
1.    Landasan Teologi tentang Evaluasi Belajar
ž
160. kecuali mereka yang telah taubat dan Mengadakan perbaikan[105] dan menerangkan (kebenaran), Maka terhadap mereka Itulah aku menerima taubatnya dan Akulah yang Maha menerima taubat lagi Maha Penyayang.
[105] Mengadakan perbaikan berarti melakukan pekerjaan-pekerjaan yang baik untuk menghilangkan akibat-akibat yang jelek dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan.ƒ

35. Hai anak-anak Adam, jika datang kepadamu Rasul-rasul daripada kamu yang menceritakan kepadamu ayat-ayat-Ku, Maka Barangsiapa yang bertakwa dan Mengadakan perbaikan, tidaklah ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
Rasulullah bersabda:
طلب العلم فر يضة عل كل مسلم ومسلمة من المهد الى الهد        
Mencari ilmu itu wajib bagi setiap muslim laki laki dan muslim perempuan mulai dari buwayan sampai masuk liang lahat.”

Rabu, 21 Mei 2014

VISI DAN MISI MTS DARUSALAM

Visi & Misi

Visi :
Memiliki Keunggulan Keperibadian dan Jiwa Kepemimpinan secara Kaaffah

Misi :
- Membangun keterampilan berbahasa asing.
- Membangun motivasi dan bakat individual.
- Meningkatkan keterampilan memimpin.
- Menanamkan nilai spiritualitas dalam sistem pembelajaran.
- Membentuk pribadi-pribadi unggulan melalui keimanan, ilmu,
  dan amal shaleh.
- Memiliki Madrasah Unggulan.

SMA PLUS DARUSSALAM



SMA Plus Darussalam adalah salah satu Satuan Pendidikan Menengah Tingkat Atas di lingkungan Pondok Pesantren Darussalam Ciamis Jawa Barat. Plusnya adalah menyiapkan para siswanya untuk menguasai ilmu-ilmu eksakta dan mengusai  ilmu-ilmu keislaman yang bersumber dari khazanah kitab-kitab modern dan klasik baik yang berbahasa,Arab,Inggris,danbahasaAsinglainnya.

Selain itu juga membekali siswa dengan ketrampilan leadership sebagai bekal hidup bermasyarakat. Sehingga output SMA Plus diharapkan mampu menjadi kader-kader pemimpin umat di masa yang akan datang dengan kekuatan ilmu, ketrampilan, dan keshalehan sosial (Cendekiawan yang ulama). Oleh karena itu SMA Plus Darussalam berupaya menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman untuk belajar dengan jiwa semangat inovatif, ilmiah, dan religius.
SMA Plus menjadi sekolah alternatif untuk pengembangan keilmuan yang bersifat umum dan menekankan wawasan sains. 
   
Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode berimbang antara class activities dan outdor activities berupa dorongan menjalankan organisasi di luar kampus. 
   
Aktivitas organisasi menjadi bagian dari metode pembelajaran langsung sekaligus menjadi pendidikan alternatif. Metode ini membantu membentuk pengalaman untuk memperkaya wawasan, keterampilan dan pemahaman. Metode pembelajaran didukung dengan perpustakaan dan medium pembelajaran multimedia.      
Sebagai sekolah yang mengusung kreativitas sebagai student identity, SMA memberi ruang yang luas pada para alumninya.Upaya ini sebagai pembentuk jaringan pertemanan, pengabdian, Studi group setelah lulus dan kerjasama 
   
Selama ini daya kreativitas siswa SMA dibuktikan dengan berbagai Kejuaraan dalam Olimpiade, kompetisi-kompetisi dan peraihan Siswa berprestasi 
   
SMA Plus Darussalam dalam kebersamaan, kesungguhaan, harapan menjadimanusia terdidik, berpikir dan berkarya untuk peradaban. 


Visi
Unggul dalam logika, etika, dan estetika secara  profesional yang berlandaskan nilai-nilai agamadanbudaya


Misi
1. Meningkatkan pemahaman dan pengalaman ajaran agama.
2. Membentuk kepribadian unggul dan tangguh yang dilandasi iman dan taqwa.
3. Meningkatkan kinerja profesional dalam pelaksanaan proses pendidikan pada setiap komponen sekolah.
4. Menumbuhkan minat dan prestasi belajar dengan mengoptimalkan teknik pembelajaran dan sumber daya belajar.
5. Menciptakan manajemen sekolah yang terbuka.
6. Mewujudkan pelayanan prima bagi seluruh komponen yang terkait.
7. Menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, aman, dan demokratis.
8. Memberdayakan semua komponen sekolah untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.
9. Menumbuhkan apresiasi seni.
10. Menumbuhkan budaya tertib, budaya bersih, dan peduli lingkungan.

MAN DARUSSALAM CIAMIS



Pada paruh 1929, Kyai Ahmad Fadlil (meninggal tahun 1950) ayahanda K.H. Irfan Hielmy (alm), memulai kisah pendirian Pondok Pesantren dengan sebuah mesjid dan sebuah bilik sebagai asrama. Santri yang pertama mondok adalah pemuda-pemuda setempat yang tidak saja diajarai ilmu-ilmu agama tetapi diajak mengolah sawah, bercocok tanam, dan diberi contoh bagaimana memelihara bilik dan memakmurkan mesjid. Pesantren Cidewa, sebutan untuk komunitas baru itu, dengan cepat mendapat simpati serta dukungan dari masyarakat sekitar bahkan di tahun-tahun pertama mulai dikenal luas dan Iebih banyak lagi santri yang mondok. Tanah Pondok Pesantren Darussalam Ciamis ini adalah hasil wakaf dari suami-istri Mas Astapraja dan Siti Hasanah di Kampung Kandanggajah, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Pada tahun 1967 mulai dirintis penyelenggaraan sistem pendidikan formal dengan mengadaptasi model klasikal, dan sampai saat ini semua jenjang pendidikan dari mulai Taman Kanak-kanak (TK) atau Raudlatul Athfal (RA) telah berdiri hingga Perguruan Tinggi.

Lembaga pendidikan formal pertama yang didirikan oleh Pesantren Darussalam Ciamis adalah Raudhlatul Athfal (RA) pada tahun 1967, kemudian pada tahun 1968 berdiri Madrasah Ibtidaiyah (MI) setingkat SD, dan Madrasah Tsanawiyah (setingkat SMP) berdiri pada tahun 1969. Kemudian pada tahun 1969 berdiri Madrasah Aliyah Agama Islam Negeri (MAAIN) yang semula merupakan Madrasah Aliyah Swasta Darussalam Kabupaten Ciamis berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI No. 62 Tahun 1969 pada tangal 2 Djuli tahun 1969. Dan dalam konsideran SK Menteri Agama tersebut dinyatakan bahwa selama Anggaran Belanja Departemen Agama untuk keperluan tersebut tidak mencukupinya, maka biaya pembinaan selanjutnya dibebankan kepada Pengasuh Pesantren Darussalam Ciamis. (SK terlampir)

Dalam perjalanannya yang telah mencapai usia 41 tahun ini, MAN Darussalam Ciamis berkomitmen pada aturan yang berlaku yang kemudian dikembangkan dengan arah kebijakan madrasah serta pendayagunaan potensi tenaga edukatif, tenaga administratif serta fasilitas sarana yang ada di MAN Darussalam Ciamis. Kondisi demikian tentu akan menunjukan jati dirinya dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas. Hal ini dapat dibuktikan dengan berbagai keberhasilan yang dicapai peserta didik.

Demikian pula sebagai arah timbal balik hubungan madrasah dengan masyarakat, MAN Darussalam Ciamis telah menunjukkan perhatian serta kepercayaan masyarakat yang semakin positif. Hal ini pun dapat dibuktikan dengan peminat siswa dari tahun ke tahun yang terus meningkat sehingga dalam penerimaan siswa baru diadakan seleksi melalui batasan nilai (hasil Ujian Nasional dan tes khusus).

Kendatipun demikian, sebagai suatu proses usaha pendidikan yang menghadapi berbagai heteroginitas dalam komponen-komponennya, maka tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan yang perlu disempurnakan. Oleh karena itu dalam mengoperasionalkan usaha pendidikan pada MAN Darussalam Ciamis, secara berkesinambungan pimpinan madrasah serta seluruh mitra kerjanya senantiasa berfikir inovatif dan prosfektif menuju pendidikan yang bermutu.

Dalam perjalannya sampai sekarang, Alhamdulillah MAN Darussalam Ciamis telah mampu melengkapi dirinya dengan sarana dan prasarana yang tidak kalah dari sekolah lainnya, demi mendukung pengembangan keilmuan yang diharapkan seluruh pihak, misalnya laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang mencakup Laboratorium Fisika, Kimia, dan Bilogi. Selain itu dilengkapi pula dengan Laboratorium Bahasa dan Laboratorium Komputer.

Demikian pula dengan unsur pendidiknya, MAN Darussalam Ciamis terus berusaha menjalin kerjasama baik dengan sesama pendidik dalam negeri maupun dengan para pendidik dari mancanegara, khususnya dari Asia dan Amerika, juga para siswanya pernah diikutsertakan dalam program pertemuan pelajar ke Jepang, dan guru ke Amerika Serikat (AS).

Disamping itu, MAN Darussalam Ciamis tetap berpegang teguh pada prinsip utama yaitu mencetak manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) tanpa melupakan keimanan dan ketaqwaan (Imtak). Kegiatan keagamaan sesuai ciri Madrasah terus dikembangkan sehingga cita-cita tersebut bisa tercapai.

Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan di MAN Darussalam Ciamis dapat tercapai apabila proses pembelajaran mampu membentuk pola prilaku peserta didik sesuai dengan tujuan pendidikan, serta dapat dievaluasi melalui pengukuran dengan menggunakan tes dan non tes. Proses pembelajaran akan efektif apabila dilakukan melalui persiapan yang matang dan terencana dengan baik supaya dapat memenuhi.

Adapun para Kepala yang pernah memimpin/bertugas di MAN Darussalam Ciamis adalah sebagai berikut:

1) KH. Ibrahim Ahmad (1969 – 1994)

2) Drs. H. Wahyudin, M. Pd. (1994 – 2004)

3) Dra. Hj. Eulis Fadilah Jauhar Nafisah, M. Pd. I (2004 – 2010)

4) Drs. Tatang Ibrahim, M. Pd (2010 – sekarang)