Free Calendar

Kamis, 22 Mei 2014

SYARAT-SYARAT EVALUASI PEMBELAJARAN



BAB II
PEMBAHASAN
A.SYARAT-SYARAT EVALUASI PEMBELAJARAN
1.    Landasan Teologi tentang Evaluasi Belajar
ž
160. kecuali mereka yang telah taubat dan Mengadakan perbaikan[105] dan menerangkan (kebenaran), Maka terhadap mereka Itulah aku menerima taubatnya dan Akulah yang Maha menerima taubat lagi Maha Penyayang.
[105] Mengadakan perbaikan berarti melakukan pekerjaan-pekerjaan yang baik untuk menghilangkan akibat-akibat yang jelek dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan.ƒ

35. Hai anak-anak Adam, jika datang kepadamu Rasul-rasul daripada kamu yang menceritakan kepadamu ayat-ayat-Ku, Maka Barangsiapa yang bertakwa dan Mengadakan perbaikan, tidaklah ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
Rasulullah bersabda:
طلب العلم فر يضة عل كل مسلم ومسلمة من المهد الى الهد        
Mencari ilmu itu wajib bagi setiap muslim laki laki dan muslim perempuan mulai dari buwayan sampai masuk liang lahat.”

Rabu, 21 Mei 2014

VISI DAN MISI MTS DARUSALAM

Visi & Misi

Visi :
Memiliki Keunggulan Keperibadian dan Jiwa Kepemimpinan secara Kaaffah

Misi :
- Membangun keterampilan berbahasa asing.
- Membangun motivasi dan bakat individual.
- Meningkatkan keterampilan memimpin.
- Menanamkan nilai spiritualitas dalam sistem pembelajaran.
- Membentuk pribadi-pribadi unggulan melalui keimanan, ilmu,
  dan amal shaleh.
- Memiliki Madrasah Unggulan.

SMA PLUS DARUSSALAM



SMA Plus Darussalam adalah salah satu Satuan Pendidikan Menengah Tingkat Atas di lingkungan Pondok Pesantren Darussalam Ciamis Jawa Barat. Plusnya adalah menyiapkan para siswanya untuk menguasai ilmu-ilmu eksakta dan mengusai  ilmu-ilmu keislaman yang bersumber dari khazanah kitab-kitab modern dan klasik baik yang berbahasa,Arab,Inggris,danbahasaAsinglainnya.

Selain itu juga membekali siswa dengan ketrampilan leadership sebagai bekal hidup bermasyarakat. Sehingga output SMA Plus diharapkan mampu menjadi kader-kader pemimpin umat di masa yang akan datang dengan kekuatan ilmu, ketrampilan, dan keshalehan sosial (Cendekiawan yang ulama). Oleh karena itu SMA Plus Darussalam berupaya menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman untuk belajar dengan jiwa semangat inovatif, ilmiah, dan religius.
SMA Plus menjadi sekolah alternatif untuk pengembangan keilmuan yang bersifat umum dan menekankan wawasan sains. 
   
Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode berimbang antara class activities dan outdor activities berupa dorongan menjalankan organisasi di luar kampus. 
   
Aktivitas organisasi menjadi bagian dari metode pembelajaran langsung sekaligus menjadi pendidikan alternatif. Metode ini membantu membentuk pengalaman untuk memperkaya wawasan, keterampilan dan pemahaman. Metode pembelajaran didukung dengan perpustakaan dan medium pembelajaran multimedia.      
Sebagai sekolah yang mengusung kreativitas sebagai student identity, SMA memberi ruang yang luas pada para alumninya.Upaya ini sebagai pembentuk jaringan pertemanan, pengabdian, Studi group setelah lulus dan kerjasama 
   
Selama ini daya kreativitas siswa SMA dibuktikan dengan berbagai Kejuaraan dalam Olimpiade, kompetisi-kompetisi dan peraihan Siswa berprestasi 
   
SMA Plus Darussalam dalam kebersamaan, kesungguhaan, harapan menjadimanusia terdidik, berpikir dan berkarya untuk peradaban. 


Visi
Unggul dalam logika, etika, dan estetika secara  profesional yang berlandaskan nilai-nilai agamadanbudaya


Misi
1. Meningkatkan pemahaman dan pengalaman ajaran agama.
2. Membentuk kepribadian unggul dan tangguh yang dilandasi iman dan taqwa.
3. Meningkatkan kinerja profesional dalam pelaksanaan proses pendidikan pada setiap komponen sekolah.
4. Menumbuhkan minat dan prestasi belajar dengan mengoptimalkan teknik pembelajaran dan sumber daya belajar.
5. Menciptakan manajemen sekolah yang terbuka.
6. Mewujudkan pelayanan prima bagi seluruh komponen yang terkait.
7. Menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, aman, dan demokratis.
8. Memberdayakan semua komponen sekolah untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.
9. Menumbuhkan apresiasi seni.
10. Menumbuhkan budaya tertib, budaya bersih, dan peduli lingkungan.

MAN DARUSSALAM CIAMIS



Pada paruh 1929, Kyai Ahmad Fadlil (meninggal tahun 1950) ayahanda K.H. Irfan Hielmy (alm), memulai kisah pendirian Pondok Pesantren dengan sebuah mesjid dan sebuah bilik sebagai asrama. Santri yang pertama mondok adalah pemuda-pemuda setempat yang tidak saja diajarai ilmu-ilmu agama tetapi diajak mengolah sawah, bercocok tanam, dan diberi contoh bagaimana memelihara bilik dan memakmurkan mesjid. Pesantren Cidewa, sebutan untuk komunitas baru itu, dengan cepat mendapat simpati serta dukungan dari masyarakat sekitar bahkan di tahun-tahun pertama mulai dikenal luas dan Iebih banyak lagi santri yang mondok. Tanah Pondok Pesantren Darussalam Ciamis ini adalah hasil wakaf dari suami-istri Mas Astapraja dan Siti Hasanah di Kampung Kandanggajah, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Pada tahun 1967 mulai dirintis penyelenggaraan sistem pendidikan formal dengan mengadaptasi model klasikal, dan sampai saat ini semua jenjang pendidikan dari mulai Taman Kanak-kanak (TK) atau Raudlatul Athfal (RA) telah berdiri hingga Perguruan Tinggi.

Lembaga pendidikan formal pertama yang didirikan oleh Pesantren Darussalam Ciamis adalah Raudhlatul Athfal (RA) pada tahun 1967, kemudian pada tahun 1968 berdiri Madrasah Ibtidaiyah (MI) setingkat SD, dan Madrasah Tsanawiyah (setingkat SMP) berdiri pada tahun 1969. Kemudian pada tahun 1969 berdiri Madrasah Aliyah Agama Islam Negeri (MAAIN) yang semula merupakan Madrasah Aliyah Swasta Darussalam Kabupaten Ciamis berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI No. 62 Tahun 1969 pada tangal 2 Djuli tahun 1969. Dan dalam konsideran SK Menteri Agama tersebut dinyatakan bahwa selama Anggaran Belanja Departemen Agama untuk keperluan tersebut tidak mencukupinya, maka biaya pembinaan selanjutnya dibebankan kepada Pengasuh Pesantren Darussalam Ciamis. (SK terlampir)

Dalam perjalanannya yang telah mencapai usia 41 tahun ini, MAN Darussalam Ciamis berkomitmen pada aturan yang berlaku yang kemudian dikembangkan dengan arah kebijakan madrasah serta pendayagunaan potensi tenaga edukatif, tenaga administratif serta fasilitas sarana yang ada di MAN Darussalam Ciamis. Kondisi demikian tentu akan menunjukan jati dirinya dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas. Hal ini dapat dibuktikan dengan berbagai keberhasilan yang dicapai peserta didik.

Demikian pula sebagai arah timbal balik hubungan madrasah dengan masyarakat, MAN Darussalam Ciamis telah menunjukkan perhatian serta kepercayaan masyarakat yang semakin positif. Hal ini pun dapat dibuktikan dengan peminat siswa dari tahun ke tahun yang terus meningkat sehingga dalam penerimaan siswa baru diadakan seleksi melalui batasan nilai (hasil Ujian Nasional dan tes khusus).

Kendatipun demikian, sebagai suatu proses usaha pendidikan yang menghadapi berbagai heteroginitas dalam komponen-komponennya, maka tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan yang perlu disempurnakan. Oleh karena itu dalam mengoperasionalkan usaha pendidikan pada MAN Darussalam Ciamis, secara berkesinambungan pimpinan madrasah serta seluruh mitra kerjanya senantiasa berfikir inovatif dan prosfektif menuju pendidikan yang bermutu.

Dalam perjalannya sampai sekarang, Alhamdulillah MAN Darussalam Ciamis telah mampu melengkapi dirinya dengan sarana dan prasarana yang tidak kalah dari sekolah lainnya, demi mendukung pengembangan keilmuan yang diharapkan seluruh pihak, misalnya laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang mencakup Laboratorium Fisika, Kimia, dan Bilogi. Selain itu dilengkapi pula dengan Laboratorium Bahasa dan Laboratorium Komputer.

Demikian pula dengan unsur pendidiknya, MAN Darussalam Ciamis terus berusaha menjalin kerjasama baik dengan sesama pendidik dalam negeri maupun dengan para pendidik dari mancanegara, khususnya dari Asia dan Amerika, juga para siswanya pernah diikutsertakan dalam program pertemuan pelajar ke Jepang, dan guru ke Amerika Serikat (AS).

Disamping itu, MAN Darussalam Ciamis tetap berpegang teguh pada prinsip utama yaitu mencetak manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) tanpa melupakan keimanan dan ketaqwaan (Imtak). Kegiatan keagamaan sesuai ciri Madrasah terus dikembangkan sehingga cita-cita tersebut bisa tercapai.

Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan di MAN Darussalam Ciamis dapat tercapai apabila proses pembelajaran mampu membentuk pola prilaku peserta didik sesuai dengan tujuan pendidikan, serta dapat dievaluasi melalui pengukuran dengan menggunakan tes dan non tes. Proses pembelajaran akan efektif apabila dilakukan melalui persiapan yang matang dan terencana dengan baik supaya dapat memenuhi.

Adapun para Kepala yang pernah memimpin/bertugas di MAN Darussalam Ciamis adalah sebagai berikut:

1) KH. Ibrahim Ahmad (1969 – 1994)

2) Drs. H. Wahyudin, M. Pd. (1994 – 2004)

3) Dra. Hj. Eulis Fadilah Jauhar Nafisah, M. Pd. I (2004 – 2010)

4) Drs. Tatang Ibrahim, M. Pd (2010 – sekarang)